Kisah Dokter Ana, Pasien Pertama Sembuh dari COVID-19 di Sumut

dr. Ana melalui video call dengan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Sumut, dr. Aris Yudhariansyah
SekilasInfo, medan - Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Sumatera Utara (Sumut) dalam beberapa pekan terakhir terus meningkat. Saat ini ada 41 pasien positif COVID-19 yang sudah dinyatakan sembuh.
Namun, menurut keterangan Ana dia baru merasakan gejalanya pada tanggal 15 Maret setelah berada di Medan dan gejalanya saat itu hanya batuk dan flu, tanpa demam dan sesak.
Minggu, 15 Maret, Ana masih sempat bekerja ke RS Adam Malik dan kontak dengan beberapa orang, namun pada saat itu dia sudah menerapkan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dan menjaga jarak. Besoknya dia merasakan lemas dan memutuskan mengisolasi mandiri di rumah.
“Minggu itu saya masih sempat ke kantor, tetapi untungnya saya memakai masker dan menjaga jarak. Senin badan saya terasa lemas dan Selasa gejalanya berkurang, hanya tinggal batuk saja. Saya kemudian di tes swab oleh tim medis RS Adam Malik dan tanggal 24 hasilnya keluar, saya positif,” terangnya.
“Kaget, sedih dan cemas memikirkan bagaimana dengan keluarga-keluarga saya yang sudah kontak dengan saya. Tetapi, saat itu saya yakinkan saya pasti sembuh. Dan dengan dukungan teman-teman, keluarga saya dan tentu mendekatkan diri kepada Allah saya semakin yakin,” tsebutnya.
Ana dan timnya merupakan orang-orang yang mempersiapkan fasilitas-fasilitas untuk penanganan COVID-19 di RS Adam Malik. Itu membuat Ana merasakan sendiri fasilitas-fasilitas perawatan yang dia siapkan bersama timnya. Ana mengaku ini malah menjadi penguatan untuk penanganan COVID-19 dan masukan kepada Direksi Rumah Sakit.
Sekarang Ana sudah mulai bekerja kembali dan pengalamannya sebagai pasien COVID-19 membantunya untuk memperkuat penanganan pandemi ini. dr. Ana juga tidak didiskriminasi tetangga, rekan kerja dan teman-temannya.
“Tidak ada yang berperilaku berlebihan kepada saya, rekan kerja, tetangga, teman semuanya memberikan dukungan. Memang mungkin mereka ada rasa takut dan saya rasa itu wajar karena adanya informasi pasien yang sudah sembuh terinfeksi kembali. Tetapi, saya rasa tidak yang berlebihan,” kata Ana.
Kasi Pelayanan Medis Rawat Inap RSUP H. Adam Malik ini berpesan agar masyarakat mematuhi protokol kesehatan. Pesan khusus dia berikan kepada pasien yang sedang dirawat agar tidak stres, terpuruk, sedih berlebihan karena menurutnya itu hanya menurunkan imun tubuh.
Komentar
Posting Komentar